Banyak diantara kita belom sadar akan peluang usaha yang ada berdasarkan hobby kita, malah tidak sedikit pula yang malah rela mengeluarkan banyak uang hanya sekedar memuaskan hati karena sebuah hobby,
Sebagai contoh bila kita hobby di bidang Otomotif kita rela belanja part2 yang harganya selangit hanya untuk mempercantik kendaraan kita, padahal kalau kita jeli hobby kita tersebut adalah sebuah peluang untuk membuka sebuah usaha,
Biasanya jika seseorang memiliki hobby dan hobby tersebut sama dengan teman-temanya maka mereka akan membentuk sebuah komunitas, dan disitulah kita bisa terbantu, jika kita sedang bingung mencari part2 kendaraan yg sulit didapat, maka teman2 komunitasnya yang merasa mempunyai barang tersebut akan memberikanya, jika kendaraan kita mogok tidak sedikit pula teman2 komunitas yang terdekat datang membantunya.
Disinilah saya akan membahas peluang usaha berdasarkan hobby kita.
Dengan ini saya terinspirasi dari teman2 yang sudah memiliki usaha berdasarkan hobbynya, karena hobby saya menulis dan membuat cerita, Insya Alloh tulisan ini saya buat sendiri, semoga teman-teman pembaca mendapatkan manfaatnya,,,aamiin
1. Menelusuri hobby kita
Sebenarnya tidak sulit menemukan apa yang kita gemari dan senangi, sesuatu hal atau kegiatan yang kita gemari dan senangi dengan amat sangat itulah hobby kita, walaupun hal tersebut bamyak penolakan dari lingkungan sekitar maupun lingkungan keluarga tapi demi apa yang kita gemari akan tetap kita lakukan, yang tadinya terasa sulit tapi kalau kita senang maka kesulitan tersebut akan menjadi mudah, Insya Alloh.
Tapi perlu di ingat, yang akan saya bahas adalah suatu hobby yang positif, yang tidak merugikan orang lain.
Mari kita cari tahu apa sebenarnya hobby kita.
Saya akan bercerita sedikit mengenai hobby saya.
Saya lahir di Jakarta, sekolah SD di Susukan Kec.Ciracas, pindah ke Gombong - Kebumen umur 11 tahun,dan sekolah sampai STM di Gombong. Merantau kembali ke Jakarta dari tahun 2000, selama perjalanan hidup saya, saya sering menggemari sesuatu hal, tapi hanya sekedar gemar, dan sering gonta-ganti kegemaran tersebut,ketika saya bosan maka saya beralih ke hobby yang lain, akhirnya tidak bisa melihat peluang bisnis yang ada, hingga saya sadar Hobby saya ternyata sudah tertera dalam nama saya, yaitu Pujo Utomo, dan saya juga menyebutnya Pujonggo, he...he...he...
2. Mencari teman dengan hobby yang sama
Menemukan teman dengan hobby kita yang sama bisa juga lewat media sosial, karena disitu banyak yang sudah membuat forum atau grup komunitasnya masing2, kita bisa langsung searching melalui mbah google.
Diforum tersebut kita bisa tanya jawab, tukar pikiran, menuangkan ide-ide kita.
Bisa juga menemukan teman-teman kita di dunia nyata, baik teman sekolah, teman kerja, komunitas, dan teman dimanapun kira berada, jalinlah hubungan dengan mereka. Dan sering-seringlah silaturahim dengan mengadakan kopdar ( kopi darat ) rutin, bisa tiap Minggu atau bulan.
Sebagai contoh kita hobi memelihara hewan, burung misalnya, maka kita bisa cari teman baru melalui forum / komunitas dari hewan tersebut, lakukan kegiatan rutin serial Minggu / bulan, baik hanya sekedar tukar pengalaman dalam pemeliharaan burung, atau dengan mengadakan lomba burung berkicau dll.
3. Mengambil peluang
Disini kita bisa melihat apa saja yang dibutuhkan teman-teman kita, atau member komunitas, disitu kita ambil peluang yang bisa kita jadikan ladang bisnis kita. Sebagai contoh kita hobi memelihara hewan burung, maka kita bisa melihat peluang dari pertemuan-pertemuan yang pernah kita jalani. Misalkan cara merawat burung dengan baik dan benar, dari cara memberi makan, vitamin, mengkondisikan kandang agar burung terbebas dari penyakit. Peluangnya kita bisa memberi masukan dengan menjual produk yang pernah kita pakai, misalnya menjual vitamin burung, menjual kandang burung, dll.
Ini hanya sebagian contoh peluang usaha melalui hobi memelihara burung, masih banyak lagi hobi lain dan tentunya masih banyak juga peluang usaha yang bisa kita dapatkan dari hobi kita sendiri.
4. Target Pemasaran / Mencari Pelanggan
Sebenarnya tidak susah kita mencari target pemasaran setelah kita bisa menjalin hubungan baik antar komunitas hobi kita, target utama sudah jelas adalah member atau anggota komunitas itu sendiri, jika produk yang kita jual terbukti produk bagus dan murah sudah barang tentu kita sudah mendapatkan pelanggan. Dengan dari satu pelanggan Nanti bisa banyak pelanggan, karena secara otomatis pelanggan tersebut merasa puas dengan produk kita, dan mereferensikan kepada teman, kerabat, saudara, tetangga atau ke komunitas yang dia punya. Jangan lupa jalin hubungan baik dengan para pelanggan kita, agar secara kontinyu membeli produk kita.
5. Kelola dengan Management yang baik
Jika pelanggan sudah membludak tentunya kita bisa kerepotan dalam hal mengelola bisnis kita, disini kita membutuhkan jasa dari orang lain, Baik sebagai karyawan kita atau patner bisnis kita, kelola dengan management yang baik, jelas, dan transparan. Bekerja sama dengan anggota grup komunitas adalah pilihan terbaik, karena bisa jadi mereka tahu apa yang dibutuhkan para anggota komunitas tersebut.
Mudah-mudahan dengan tulisan ini bisa menginspirasi anda dalam mengambil peluang usaha melalui hobi kita.
Anda juga bisa memberi masukan pada blog ini agar bermanfaat bagi orang lain.
Salam UnH.
Hallo Selamat pagi,
BalasHapusSalam hangat, Perkenalkan kami dari PT Hebros, perusahaan yang bergerak di bidang IT dan Jasa pemasangan serta Maintenance semua kamera CCTV indoor dan Outdoor (sesuai kebutuhan) yang berkantor di Jakarta Timur.
Website : https://www.hebros.co.id
Email : support@hebros.co.id